GenPI.co Sumut - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, memindahkan para pedagang kaki lima (PKL) ke kantin (kafetaria) di dalam kantor gubernur.
Mereka dipindahkan tanpa biaya sewa lapak. Sebelumnya, para PKL tersebut berjualan di atas drainase, sebelah kantor gubernur.
"Saya pastikan ini gratis, tanpa dipungut biaya apapun," ujarnya dikutip dari laman Pemprov Sumut, Rabu (16/2/2022).
Mantan Pangkostrad itu mengatakan, pelaku usaha diberi tempat dan fasilitas memadai gratis selama setahun.
Pada tahun berikutnya, pedagang akan dikenakan biaya perawatan sarana kafetaria.
"Jadi tahun berikutnya, ada biaya perawatan. Bukan sewa, karena pemprov bukan cari untung di sini," ungkapnya.
Edy menilai, saat ini para pedagang bisa berusaha di tempat yang jauh lebih baik dan nyaman.
"Jadi, tak perlu terima kasih, yang penting pedagang ini jalan," kata mantan Ketua Umum PSSI itu.
Seorang pedagang minuman Ade atau akrab disapa Bang Adek mengaku, terharu karena tempat mereka kini lebih baik dari sebelumnya.
Selama puluhan tahun berjualan sebagai PKL, dia dan rekannya akhirnya ditempatkan di dalam gedung yang layak.
"Kami puluhan tahun berjualan pak, kalau hujan banjir, bocor. Kalau terik, cuaca panas. Sekarang sudah di sini, kami sangat bersyukur pak. Terima kasih banyak pak," kata Ade.(*)